INFORMASI TERKINI

Wow, Hujan Sesaat Membuat Desa di Madiun Selatan Ini Tergenang Air

Teropongnusa.com, Madiun – Hujan lebat yang terjadi beberapa jam di wilayah Madiun selatan telah membuat Sungai di Desa Bacem, Kecamatan Kebonsari tidak kuat menampung debit air, Jum’at (23/02/2018).

Akibat dari peristiwa tersebut, sejumlah titik di Desa Bacem tergenangi air. Dan genangan air terparah terjadi di RT07/RW 02 atau tepatnya di perempatan kantor desa dan sebelah utara jembatan Desa Bacem setinggi betis orang dewasa.

Sumarni warga setempat mengatakan, meluapnya air di Sungai Bacem saat ini adalah yang kedua kalinya, dan yang pertama terjadi setahun yang lalu hingga meluber ke jalan raya dan masuk ke rumah warga.

Berdasarkan pantauan di lokasi, luapan air tidak hanya menggenangi jalan raya namun juga area persawahan di Dusun Wonokromo Desa Nglandung, Kecamatan Geger.

Sebagai informasi, saat ini warga Desa Bacem dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Madiun terlihat siaga di lokasi.(NYR)

Bobol Rumah Penggergajian, Seorang Pria Ditangkap Polisi

Teropongnusa.com, Ngawi – Seorang pria berinisial RS (38) warga Dusun Nangsri, Desa Lempong, Kecamatan Jenawi, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah ditangkap Polisi dari Unit Reskrim Polsek Sine, Rabu kemarin (21/02/2018).

Pasalnya, RS diduga melakukan pencurian dengan pemberatan (curat) di sebuah rumah penggergajian kayu di Dusun Krajan Wetan, Desa/Kecamatan Sine, Ngawi pada 16 Februari 2018 lalu.

Kapolsek Sine, AKP Slamet mengatakan, penangkapan terhadap pelaku RS bermula dari laporan Narnosi pemilik penggergajian kayu pada Rabu 21 Februari 2018.

“Dari hasil laporan, kita langsung lakukan penyelidikan dan ternyata mengarah ke terduga pelaku yakni RS. Saat diinterogasi, RS mengakui perbuatannya,” ujar AKP Slamet Suyanto.

Sebagai informasi, pada Jumat 16 Februari 2018, RS terduga pelaku curat berhasil masuk ke lokasi kejadian dengan memanjat dinding rumah lalu membuka genteng. Setelah berada di dalam, RS dengan leluasa menguras barang-barang yang ada seperti gergaji mesin serta mesin gerinda. (NYR)

Pengurus dan Anggota PPWI Diminta Persiapkan Generasi Muda Ikuti Seleksi Magang Jepang

Teropongnusa.com, Jakarta - Pengurus dan anggota Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) dan masyarakat umum di masing-masing wilayah khususnya di Aceh, dan umumnya di seluruh Negara Kesatuan Republik Indonesia dihimbau untuk mempersiapkan para generasi mudanya untuk mengikuti seleksi calon siswa magang ke Jepang. Sebagaimana diketahui bahwa setiap tahun Kementerian Ketenagakerjaan RI menyelenggarakan program pengiriman siswa magang ke negara matahari terbit bekerjasama sama dengan IM Japan, sebuah institusi resmi pemerintah Jepang yang bertugas merekrut tenaga magang (belajar bekerja) di Jepang dari berbagai negara di Asia. Setiap tahun, tidak kurang dari 3000-an anak-anak muda Indonesia dikirim untuk belajar bekerja di berbagai perusahaan dan instansi di Jepang.

"Ayo kita persiapkan dan memberikan pelatihan kepada generasi muda dalam menghadapi seleksi Magang ke Jepang sebagaimana surat dari Dinas Tenaga Kerja Aceh (juga provinsi lainnya) sehingga para generasi muda dapat Lulus dalam mengikuti seleksi magang ke Jepang," kata Ketua Umum PPWI Nasional, Wilson Lalangke, kepada media ini melalui pesan WhatsApp. Jum'at (16/2/2018) di Jakarta, dengan merujuk surat edaran Dinas Tenaga Kerja dan Mobilitas Penduduk Provinsi Aceh Nomor 563/638, tertanggal 12 Februari 2018 tentang Seleksi Calon Siswa Magang Jepang yang akan dilaksanakan pada tanggal 26-30 Maret 2018 di Banda Aceh.

Menurut Wilson, materi seleksinya seperti yang sudah sering PPWI sebar-luaskan informasinya selama ini, yakni ujian meliputi Matematika Dasar, Kesamaptaan, Ketahanan Fisik dan wawancara.

"Untuk ujian Matematika Dasar ada 20 soal dalam 15 menit dan/atau bentuk soal meliputi penjumlahan, pengurangan, perkalian, pembagian, penambahan bilangan pecahan, pengurangan bilangan pecahan, perkalian bilangan pecahan, nilai rata-rata, nilai tengah, besaran sudut, luas segi empat, keliling segi empat, luas segitiga, luas lingkaran, keliling lingkaran, isi balok, dan soal-soal cerita," kata Wilson.


Sementara untuk ujian Kesamaptaan meliputi usia 18 s/d 26 tahun untuk lulusan SMK dan 19 s/d 26 tahun untuk lulusan SMA/umum, tinggi badan 160 cm lelaki, 155 perempuan, berat badan minimal 50 kg lelaki, 45 perempuan, tidak bertato/bekas tato, tidak tindik telinga bagi laki-laki, tidak ada bekas patah tulang, tidak ada bekas operasi, tidak berkacamata, gigi berlubang/tambal/palsu maksimal 3 buah, tidak tuli, tidak penyakit kulit, tidak kaki samper (bentuk O atau X), tidak berpenyakit dalam (surat keterangan dokter).

"Ujian Ketahanan Fisik juga tidak terlalu rumit, hanya mengikuti ujian lari dengan jarak 3 KM dalam 15 menit, Push-Up 35 kali dan  Sit-Up 25 kali," jelas Wilson.

Sedangkan berkenaan dengan ujian Wawancara kata Wilson meliputi tentang latar belakang peserta seleksi, tujuan mengikuti magang, rencana hidup setelah kembali dari magang, persiapan latihan yang sudah diikuti, nama LPK yang membina selama ini, dan lain-lain (sesuai keinginan penguji).

"PPWI Nasional bekerjasama dengan LPK Gambatte Kenshu merekomendasikan kepada teman-teman PPWI di seluruh daerah agar mengambil peran dalam membantu mendorong keberhasilan para generasi muda meraih kemenangan dalam proses seleksi magang Jepang yang dilaksanakan di setiap provinsi, seleksi nasional, maupun yang dilaksanakan di beberapa institusi swasta (pesantren, LPK, sekolah, dan lainnya)," tegas Wilson.

Bukan hanya itu lanjutnya, PPWI juga menyediakan 'Materi Ajar dan Silabus' sebagai bahan pelatihan yang juga sekaligus sebagai instrumen prediksi kelulusan ujian. Materi dan Silabus didasarkan kepada materi yang diujikan pada seleksi calon siswa magang Jepang tersebut.

"Ayooo kawan-kawan PPWI seluruh Indonesia, bergeraklah bantu pemerintah dan masyarakat di wilayah kawan-kawan dalam menyelesaikan salah satu persoalan krusial bangsa yang meliputi rendahnya daya saing SDM bangsa hingga tidak dapat terserap oleh lapangan kerja dunia yang tersedia," ajak Wilson.

Ditambahkannya, jika ada yang berminat silahkan kontak PPWI Nasional untuk informasi lebih lanjut tentang program pelatihan penyiapan peserta seleksi siswa magang Jepang tahun 2018.

"Persyaratan administratif dan jadwal seleksi di berbagai tempat dan provinsi sepanjang 2018 dapat dilihat di www.pemagangan.com, atau dapat juga menghubungi langsung ke PPWI - Gambatte, Wilson (081371549165) atau Asriel (082343322211)," tutup Wilson. [JML/Red]

Ngeri, Pulang Cari Rumput Pemuda Ini Langsung Ngamuk HinggaTewaskan Saudaranya Sendiri

Teropongnusa.com, Magetan – Satu meninggal dan tiga lainnya luka-luka akibat aksi brutal Wahyudi (35) warga RT 31/RW03 Dusun Babar, Desa Bulugunung, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, Jumat (16/02/2018) sekira pukul 15.00WIB.

Menurut Waluyo (40) warga setempat, kejadian berlangsung saat Wahyudi pulang dari mencari rumput di sawah. Saat perjalanan pulang ke rumah, Sutrisno salah satu warga yang berpapasan dengan tersangka langsung dihajar hingga tidak berdaya yang mengakibatkan memar pada pelipis mata sebelah kiri.

Kemudian, lanjut Waluyo, Wahyudi mengambil parang dan merusak bangunan rumah Sutopo (70) hingga mengakibatkan banyak kaca yang pecah. Melihat kejadian itu kemudian Sutopo berusaha menghadangnya, namun nahas Sutopo malah terkena sabetan parang dan langsung tewas seketika.

“Wahyudi itu sejak 1,5 tahun lalu memang menderita gangguan jiwa dan waktu itu pernah menusuk perutnya sendiri dan pihak keluarga langsung membawanya ke RSJ di Solo,” ujar Waluyo.

Selain itu, tersangka Wahyudi juga menganiaya Waginem (53) hingga mengakibatkan putus jari tengahnya dan Painem (50) yang mengakibatkan luka pada kepala.

Setelah mengamuk hingga menghajar para korban, tersangka merasa bingung dan terdesak lalu berlari menuju rumah Sarqowi dan akhirnya berhasil diamankan petugas.

Saat ini tersangka (Wahyudi-red) langsung dibawa ke Mapolsek Plaosan dan korban luka dilarikan ke Rumah Sakit Dr. Sayidiman Magetan untuk mendapatkan perawatan dan visum. (NYR)

Sungai Glonggong Dolopo Mendadak Ramai, Ini Sebabnya

Teropongnusa.com, Madiun – Sungai Glonggong, Desa Glonggong, Kecamatan Dolopo, Kabupaten Madiun, Jawa Timur pada Rabu pagi 13 Februari 2018 mendadak ramai.

Pasalnya, di sungai tersebut telah ditemukan sebuah brankas kosong oleh seorang warga bernama Retno yang awalnya hendak membuang sampah. Saat ditemukan brankas dalam kondisi terbelah menjadi dua bagian.

Kepala Desa Glonggong, Hartoyo membenarkan bahwa salah satu warganya yang bernama Retno telah menemukan brankas di sungai Glonggong yang tidak jauh dari tempat tinggalnya.

Sementara itu, untuk penyelidikan lebih lanjut kasus ini sudah ditangani pihak kepolisian.(NYR)

Seorang Adik Ditangkap Petugas LP Saat Besuk Kakaknya

Teropongnusa.com, Aceh - Saat mengantar makanan ke salah seorang Narapidana (Napi) di Lembaga Permasyarakatan (LP) Kelas 2 B Langsa, seorang pemuda bernama M Rizal, (26) warga Gampong Paya Bujok Tunong, Kecamatan Langsa Baro tertangkap tangan menyelundupkan ganja kering yang dibungkus dalam nasi.

“Tersangka tertangkap tangan saat digeledah oleh petugas di pintu masuk. Ganja kering itu akan diselundupkan ke kamar 7 dan akan diserahkan kepada Sarwadi dan M Yusuf,” demikian dikatakan Kepala Lembaga Permasyarakatan kelas 2 B Langsa, Sayed Mahdar, Rabu (14/2/2018) di ruang kerjanya.

Ia juga mengatakan, pihaknya akan berkoordinasi dengan Polres Langsa untuk memproses lebih lanjut.

“Karena hal tersebut adalah kewenangan polisi,” kata Kalapas.

“Demi mengantisipasi terjadinya peyelundupan barang haram ke dalam LP, kami jauh-jauh hari sudah memperketat pemeriksaan terhadap pengunjung,” ujarnya.

Sementara tersangka M Rizal mengaku dirinya tidak mengetahui jika di dalam bungkusan nasi tersebut ada ganja kering.

“Saya hanya disuruh mengantarkan saja pak, dan saya tidak tau kalau di dalam bungkusan itu ada titipan ganjanya. Bungkusan nasi itu disuruh antar oleh ibu saya yang di serahkan kepada Maimun.

Kemudian Maimun memberikan kepada saya untuk diberikan kepada abang saya yang bernama Sarwadi,” pengakuan tersangka sembari ketakutan.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, saat ini ketiga tersangka sudah diamankan oleh pihak Satuan Narkoba Polres Langsa untuk proses lebih lanjut.(atjehupdate-red)


Wamenlu Bahas Kerjasama Bilateral Dengan Maroko Pasca Menurunnya Volume Perdagangan

Teropongnusa.com, Jakarta – Wakil Menteri Luar Negeri RI, AM Fachir, Selasa (13/02) menerima kunjungan bilateral dari Wakil Menteri Luar Negeri Maroko, Mounia Boucetta di kantor Kemenlu Pejambon, Jakarta Pusat, Selasa, 13 Februari 2018.

Menurut Wamenlu wujud kerjasama secara bilateral khususnya dengan Maroko, yakni bagaimana menerjemahkan hubungan yang baik kedalam sebuah kerjasama yang saling menguntungkan. Wamenlu juga menekankan perlunya para pelaku bisnis difasilitasi dengan baik, antara lain melalui perjanjian.

“Januari kemarin kita menyampaikan draft Preferential Trade Agreement (PTA) dengan Maroko yang akan segera mereka bahas. Dan kita minta supaya ada time frame yang sesingkat mungkin, bagaimana agar perjanjian itu bisa segera terealisir. Karena itu akan membantu para pelaku bisnis untuk semakin meningkatkan kinerja mereka,” ungkap Wamenlu.

Kemenlu terdorong untuk memfasilitasi hal ini pasca menurunnya volume perdagangan Indonesia, dari 150.000 US Dollar turun signifikan menjadi 110.000 US Dollar.

Selain itu, Indonesia juga banyak membutuhkan barang-barang dari Maroko antara lain kebutuhan akan fosfat sebagai pupuk. Dengan demikian kebutuhan pupuk dapat terpenuhi dengan potensi yang dimiliki oleh Maroko.

“Kita juga berdiskusi tentang bagaimana mempromosikan moderasi. Jadi mereka punya program, kita juga punya program, baik mempromosikan moderasi terus kemudian dialog lintas agama. Kita punya program yang sama, kemudian bisa dikerjasamakan antara Maroko dengan Indonesia,” ulas Wamenlu.

Dalam kerjasama bilateral ini, Maroko menyampaikan keinginan dan minatnya untuk menjadi partner sectoral dari ASEAN. Hasil pembahasan dalam kunjungan bilateral ini juga akan didiskusikan dengan Negara anggota ASEAN lainnya.

“Tadi kita sampaikan beberapa pemikiran antara lain adalah perlu berbicara dengan semua Negara ASEAN. Pada saat yang sama juga mengidentifikasi sektor-sektor apa yang potensial untk dikerjasamakan, terutama didasarkan kepada yang sudah ada sekarang ini. Karena mereka punya 5 perwakilan di Negara ASEAN, nah itu kita dorong juga agar ikut membantu memberikan, mengidentifikasi dan memperkuat argumentasi,” jelas Wamenlu. (YH/Red)

Lawatan Ibu Mounia BOUCETTA ke Indonesia

Teropongnusa.com, Jakarta - Yang Terhormat Ibu Mounia BOUCETTA, Sekretaris Negara Kementerian Luar Negeri dan Kerjasama Internasional Kerajaan Maroko melakukan kunjungan ke Indonesia, Selasa (13/2/18)

Dalam lawatannya ke Indonesia, Ibu Mounia BOUCETTA diawali pertemuan dengan Wakil Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, AM Fachir. Pertemuan dilakukan di kantor Kemenlu Pejambon, Jakarta Pusat, Selasa, 13 Februari 2018, pukul 11.00 WIB.

Dalam rapat tersebut, menurut AM Fachir, wujud kerjasama secara bilateral dengan Maroko, yakni bagaimana menerjemahkan hubungan yang baik kedalam sebuah kerjasama yang saling menguntungkan. Wamenlu juga menekankan perlunya para pelaku bisnis difasilitasi dengan baik, antara lain melalui perjanjian.

“Januari kemarin kita menyampaikan draft Preferential Trade Agreement (PTA) dengan Maroko yang akan segera mereka bahas. Dan kita minta supaya ada time frame yang sesingkat mungkin, bagaimana agar perjanjian itu bisa segera terealisir. Karena itu akan membantu para pelaku bisnis untuk semakin meningkatkan kinerja mereka,” ungkap Wamenlu RI kepada wartawan, Selasa (13/2/18).

Setelah melakukan pembahasan kerjasama dengan Wamenlu RI, Sekretaris Negara Kementerian Luar Negeri dan Kerjasama Internasional Kerajaan Maroko melanjutkan kunjungannya ke kantor sekretariat ASEAN di Jalan Sisimangaraja, Kebayoran Baru Jakarta Selatan.

Pertemuan antara Mounia BOUCETTA    dengan Sekretaris Jenderal ASEAN pada pukul 14:00 di Sekretariat ASEAN, dilanjutkan meeting dengan Komite Perwakilan Tetap ASEAN pukul 14.30 masih di kantor Sekretariat ASEAN, Jakarta Selatan.

Setelah dari kantor sekretariat ASEAN, Ibu Mounia BOUCETTA langsung menuju gedung wakil rakyat yang berada di Senayan Jakarta Pusat.

Di gedung DPR RI, Mounia BOUCETTA melakukan pertemuan dengan Sekretaris Jenderal Majelis Parlemen ASEAN (AIPA), Isra Sunthornvut, pukul 16.30 di AIPA Secretariat - Senat DPR RI, di gedung Nusantara III, lantai 6, Jakarta Pusat, Selasa (13/2/18). (syf/red)

Salahi Aturan, Sebuah SPBU Disegel Polisi

Teropopngnusa.com, Ngawi – Diduga menyalahi ijin angkutan dan ijin usaha niaga BBM berupa premium bersubsidi, SPBU di Desa Tambakromo, Kecamatan Geneng, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur disegel Polisi, Selasa malam (13/02/2018) sekira pukul 21.30WIB.

Kepada wartawan, Kasubbag Humas Polres Ngawi, AKP ES Martono menjelaskan penyegelan tersebut dilakukan setelah polisi mendapatkan laporan dari masyarakat tentang dugaan penjualan premium bersubsidu yang melanggar aturan.

“Tindakan penyegelan SPBU di Tambakromo memang setelah adanya laporan warga yang kemudian ditindaklanjuti oleh petugas kepolisian, namun sebelumnya polisi sudah melakukan penyelidikan untuk memastikan laporan tersebut, ” terang AKP ES Martono, Rabu (14/02).

Adapun kronologisnya, Unit Reskrim Polsek Geneng mendapat informasi warga bahwa SPBU Tambakromo melayani pembelian premium bersubsidi dengan menggunakan jerigen dan menolak pembelian premium bersubsidi secara eceran oleh sepeda motor. Setelah dilakukan penyanggongan beberapa saat, petugas polisi yang melakukan penyamaran mendapati praktik seperti laporan warga hingga berakhir tindakan hukum.

Lanjut AKP ES Martono, ada beberapa barang bukti yang diamankan dari lokasi SPBU Tambakromo. Seperti 2 unit mobil Toyota Kijang warna merah masing-masing nopol AE 1626 NE dan AE 1645 KA, 10 jerigen berisi 30 liter premium bersubsidi dan 6 jerigen yang masih kosong. (NYR/pr-red)

Valentine Day Tak Sesuai Syariat Islam, Gubernur Aceh Secara Tegas Melarang

Teropongnusa.com, Banda Aceh - Gubernur Aceh Irwandi Yusuf menegaskan dirinya melarang perayaan Valentine Day di Aceh.

Hal itu disampaikan Irwandi Yusuf di Jakarta usai melakukan pertemuan dengan Wakil Presiden, Yusuf Kalla, Selasa (13/2/2018).

Menurut Irwandi Yusuf perayaan Valentine Day tidak sesuai dengan budaya Aceh dan bertentangan dengan syariat Islam yang sedang digalakkan di Aceh.

“Valentine Day merupakan budaya yang tidak sesuai dengan Aceh dan Syariat Islam,” tegas Gubernur Aceh.

Adapun terkait beredarnya berita seakan-akan beliau membolehkan perayaan Valentine Day di depan wartawan di depan istana Wakil Presiden, Irwandi Yusuf menjelaskan bahwa dirinya tidak bermaksud seperti yang diberitakan tersebut.

Menurut Irwandi, saat itu dia sedang menjawab beberapa pertanyaan termasuk soal investasi, agenda bertemu Wapres, pelarangan waria, larangan perayaan tahun baru dan lain-lain.

“Saya berpikir pertanyaan tersebut bukan soal Valentine Day, karena ramainya wartawan, pertanyaan kurang jelas terdengar,” jelasnya.

Menurutnya kalau dia mengetahui pertanyaan saat itu tentang Valentine pasti jawabannya akan dengan tegas melarang perayaan tersebut, sedangkan penjelasan dalam wawancara tersebut Gubernur berbicara secara normatif saja.(atjehupdate-red)
MEDIA GROUP

IKLAN BANNER TEROPONGNUSA