BERITA TERKINI

Jelang Lebaran, Angkutan Online dan Konvensional Ponorogo Jalin Kesepakatan


Gambar Ilustrasi
TEROPONGNUSA.COM, PONOROGO – Seiring meningkatnya jumlah pemudik dari dan ke Kabupaten Ponorogo, membuat semua moda transportasi saling berlomba untuk mencari penumpang baik itu transportasi umum online maupun konvensional.

Untuk itulah, antara keduanya dilakukan kesepakatan yang difasilitasi oleh Dinas Perhubungan setempat agar nantinya tidak terjadi saling serobot dalam mencari penumpang.

Kepala Bidang Angkutan Dinas Perhubungan Ponorogo, Guridno Hesti Wibowo, mengatakan kesepakatan kali ini dituangkan dalam bentuk tertulis antara pihak-pihak yang terkait. Kesepakatan tertulis ini penting agar menjadi dokumen yang bisa dipatuhi oleh kedua belah penyelanggara layanan angkutan umum ini.

“Kita ingin menghindari adanya gesekan karena rebutan konsumen atau penumpang di antara keduanya. Maka disepakati ada zona yang tidak boleh dirambah oleh masing-masing. Ada juga sejumlah denda kalau masing-masing pihak melanggar kesepakatan ini,” ujarnya usai pertemuan pada Jum’at lalu (24/5/2019).

Dikatakannya lagi, kesepakatan yang dimaksud berisi tentang zona atau kawasan yang dilarang dimasuki oleh transportasi online yakni 500 meter dari pintu keluar penurunan penumpang Terminal Seloaji.

Bahkan titik terdekat untuk penjemputan juga ditentukan antara lain di sebelah utara berada di area jalan yang telah di hotmix semen, di timur pada area masjid timur terminal, wilayah selatan area agen Lorena dan wilayah barat area simpang tiga cakruk.

Untuk diketahui, hingga saat ini di Kabupaten Ponorogo terdapat sekitar 140 armada transportasi umum roda empat dalam bentuk angkutan desa, sekitar 200-an mobil transportasi mobil online, serta 800-an sepeda motor ojek online. Dan pada lebaran tahun ini mereka siap melayani para penumpang yang naik maupun turun dari Terminal Seloaji. (NYR)