BERITA TERKINI

Ngopi Periben Bersama SRPB Jatim 'Pecah'

TEROPONGNUSA.COM, MAGETAN--Ngolah Pikir Pengurangan Resiko Bencana (Ngopi Periben) dengan tema 'Menjaga Alam Untuk Kelangsungan Umat' yang digelar di sekretariat Tidar Er-Me Desa Kambingan, Kecamatan Takeran terlihat meriah.

Pasalnya, acara yang digelar pada Jumat malam (30/8/2019) ini selain dihadiri ratusan relawan independen dari berbagai komunitas juga turut dihadiri Koordinator Sekber Relawan Penanggulangan Bencana (SRPB) Jawa Timur, Dian Harmuningsih sebagai pengisi acara.

Menurut Dian, relawan khususnya di Magetan harus memiliki keahlian, pengetahuan dan etika karena hal itulah yang bisa menjadikan relawan tangguh, professional,  dan mempunyai kompetensi dalam melaksanakan kegiatan di lapangan.

“Relawan itu ada yang dari pemerintah, masyarakat, media, badan usaha, dan akademisi. Dari kelima itu, masing-masing punya cara kerja sendiri,” ujar Dian.

Tidak hanya Dian, Ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI), Harun Sunarso juga hadir dalam acara ini.

Dia mengatakan, bagi daerah yang terjadi kekeringan sebaiknya jangan hanya diberikan bantuan pengiriman air, namun lebih kepada pemikiran untuk membuat sumur bor bagi daerah yang terdapat sumber mata airnya.

“Kalau kekeringan ya didrop air dengan tangki air, tapi ya dari tahun ke tahun jangan gitu terus, tapi kita harus cari solusi yang murah seperti pembuatan sumur dalam atau sumur bor,” ungkap Harun yang juga pernah menjadi anggota Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Semua peserta dalam acara yang digagas oleh Komunitas Relawan Independen TIDAR Er-Me dan Magetan Rescue Unit (MRU) bersama SRPB ini juga mengucapkan ikrar dengan bunyi:

Kami Masyarakat Jawa Timur,

-Mengenali dan seksama dan sungguh-sungguh ancaman bencana
-Menyiapkan secara cermat dan teliti akan strategi, baik pencegahan maupun saat musibah datang
-Menjaga alam dengan tidak mencemari sungai, sumber mata air, kebersihan lingkungan serta mengurangi penggunaan bahan plastik sekali pakai
-Tidak lagi menebang pohon dan secara rutin menanam pohon yang memiliki nilai perlindungan alam yang kokoh dan nilai ekonomis demi kesejahteraan rakyat
-Menjadi pelopor bela alam dengan kesadaran sendiri melibatkan unsur –unsur kecil yaitu keluarga serta masyarakat luas
-Menjadikan bela alam sebagai ibadah yang tak pernah berhenti
-Melaksanakan dengan sungguh-sungguh kesepakatan dan janji ini dan setiap saat memberikan tenaga sebagai insan pembela alam yang penuh komitmen tinggi
(NYR)