BERITA TERKINI

Proyek Peningkatan Jalan Beton Muneng-Kenongorejo Diduga Tak Sesuai Spesifikasi RAB

(Lokasi pekerjaan proyek Rabat Beton Muneng-Kenongorejo)

 

TEROPONGNUSA.COM, MADIUN - Proyek peningkatan Jalan Beton Muneng – Kenongorejo, Kecamatan Pilangkenceng, Kabupaten Madiun yang dimenangkan oleh CV. Hidayah dan bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) P - APBD Kabupaten Madiun Tahun 2020 dengan anggaran Rp.2.059.162.000,00 diduga dikerjakan asal jadi.

 

Berdasar pantauan awak media di lokasi pembangunan pada Kamis (19/11/2020), Jalan Rabat Beton yang berkelanjutan tersebut tidak pantas diapreasi. Pasalnya pembangunan jalan rabat beton diduga tidak sesuai dengan spesifikasi Rencana Anggaran Biaya (RAB), sehingga diperkirakan bangunan tidak akan bertahan lama.

 

(Papan nama proyek)

Selain itu juga banyak terdapat kesalahan, mulai dari pemadatan lantai banyak ditemukan batu-batu agak besar dan tidak bisa pecah dikarenakan dalam pemadatan tidak memakai Baby Roller, kemudian perancangan besi asal-asalan cara merakitnya, dan ditambah lagi jarak perancangan pembesian yang harusnya 20 cm namun nyatanya 27 cm, dan untuk ketebalan rabat beton yang seharusnya 20 cm nyatanya cuma 19 cm.

 

Saat awak media beserta tim di lokasi pekerjaan tersebut ingin konfirmasi kepada pihak kontraktor CV. Hidayah via telpon, justru pihak kontraktor tambah tak beritikad baik dan dengan arogannya membenturkan awak media dengan memanggil Anggota Polsek Pilangkenceng hingga datang dengan mengendarai mobil patroli.

 



Di tempat terpisah, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Madiun melalui Kepala Bidang Bina Marga, Anang Tri Widodo mengatakan, akan melakukan pembinaan kepada kontraktor yang bersangkutan dan akan mengecek ke lokasi pekerjaan.

 

"Kami akan cek ke lapangan dan lakukan pembinaan kepada kontraktor,” tegas Anang saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (20 /11/2020).

 

Sementara atas kejadian tersebut, Anang juga menyampaikan terimakasih kepada awak media karena sudah melakukan kontrol sosial dengan turut mengecek proyek pekerjaan yang sejatinya menggunakan uang rakyat. (tim-red)