BERITA TERKINI

Konsep Lawang Sewu Memikat Daya Tarik Media Gathering Diskominfo Magetan




TEROPONGNUSA.COM | SEMARANG - Lawang Sewu adalah gedung bersejarah milik PT. Kereta Api Indonesia (Persero) yang awalnya digunakan sebagai Kantor Pusat perusahaan kereta api swasta.

Secara bertahap gedung Lawang Sewu dibangun di atas lahan seluas 18.232 m2. Dimana pembangunan gedung utama dimulai pada Februari 1904 hingga Juli 1907. 

Disebut Lawang Sewu atau yang memiliki arti seribu pintu dikarenakan jumlah pintunya yang banyak, sehingga masyarakat menyematkan nama tersebut. 

Lawang Sewu memiliki ornamen kaca patri yang bercerita tentang kemakmuran dan keindahan Jawa, kekuasaan Belanda atas Semarang dan Batavia, kota maritim serta kejayaan kereta api. 
Bangunan Lawang Sewu Semarang/Foto: DNY


Selain sebagai museum yang menyajikan beragam koleksi dari masa ke masa perkeretaapian di Indonesia, Lawang Sewu juga dimanfaatkan oleh pelaku UMKM. Mereka menjual makanan dan minuman untuk melayani kebutuhan pengunjung.

Konsep seperti itu nampaknya menjadi daya tarik tersendiri bagi kalangan wisatawan.

Seperti misalnya Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Magetan, yang dalam kesempatan kali ini menggelar Media Gathering mengunjungi Lawang Sewu bersama wartawan mitra kerjanya pada 19 November 2022.

Adapun tema yang diangkat adalah Bersama Pers, Bangkit Lebih Kuat Melalui Ekonomi Kreatif. 

Maka dari itu pemilihan tempat kunjungan seperti Lawang Sewu kali ini dinilai dapat menambah wawasan guna membangkitkan ekonomi kreatif di Kabupaten Magetan.

Berkaitan dengan itu, di tempat terpisah Bupati Magetan, Suprawoto, mengatakan akan mendorong UMKM dengan membangun Magetan Hub yang melibatkan anak muda.

"Saya akan mendorong betul UMKM makanya saya mendorong Magetan Hub, jadi anak anak muda kita libatkan biar mereka yang mendesain," ujar Bupati.

Sementara itu terkait Media Gathering, Bupati menegaskan bahwa peran media sangatlah penting.

Ia menjelaskan, gambaran suatu daerah tergantung pada media. Jika media memberitakan negatif, maka orang luar daerah juga akan memiliki persepsi negatif juga.

"Gambaran daerah itu tergantung pada medianya, medianya memberitakan jelek terus akhirnya persepsi orang di luar juga jelek," ungkap Bupati.

Kunjungan ke Lawang Sewu tersebut merupakan agenda hari kedua dari Media Gathering Diskominfo Magetan. Karena pada hari pertamanya mengunjungi Creatif Semarang Hub hingga berlanjut puncak acara Media Gathering di Gets Hotel.(DNY)